Wednesday, May 9, 2012

marriage life

Pernikahan itu bukan main-main, semua orang juga tau. G juga ga mau punya pernikahan yang macem artis-artis di tv. Pernikahan itu pasti punya tanggung jawab yang lebih besar dari pacaran. Harus ngurus suami, ngurus rumah, dan ngurus keluarga. Kedengerannya berat. Tapi apa memang seberat itu sih? Sama sekali ga kepikiran di kepala g, seberapa berat bebannya kalo menikah itu.
Apa ga bisa terus kayak pacaran dengan status menikah? G tau,dengan mikir gini sjs, itu berarti g belom siap untuk nikah. Iya kan? Dengan umur g yang bisa dibilang masih muda banget, apa g bener-bener ga akan siap untuk nikah dalam waktu dekat?
Apa yang bakal berubah sih kalau nanti seandainya tahun depan g punya status baru, as a wife? Mungkin bangun pagi bikin sarapan, mungkin harus nyuci baju dan bersihin rumah. Any other?
i dreamed a lot about this, and i think,well.. There's no need to wait for a long time. i give this crap high expectation. And now... Hahaha. Pernah denger, expectation kills. Seharusnya g ga pernah berharap apapun. Rasany g mulai benci dengan conversation yang terlalu optimis.

No comments:

Post a Comment