Kalo kata Vilca, "Lu sekarang uda jadi social butterfly." LOL. Lucu sih kalo dipikir, i thought i am an introvert, all my life. I enjoy my solo time so much. Tapi tiap ketemu orang baru, mereka selalu bilang kalo gw extrovert. Dan bukan cuma 1-2 orang yang bilang begini, tapi semuanya. Yah, dan memang sih, tahun ini rasanya aku kenalan sama banyaaaaaakkkk banget orang baru. Sejak bulan Mei kemarin, literally setiap bulan pasti ada kenalan baru. Dan sejak bulan Mei juga, setaip hari minggu ga pernah ada di rumah. Literally ga 1 hari minggu pun yang dilewatin seharian di rumah. Udah facts check pas mau ngajuin cuti kemarin (yang tentu saja ditolak!)
Dan karena agak penasaran, hari ini aku nyobain lagi tes MBTI. Bahkan sampe bayar $2 buat liat full reportnya. hahaha. Pertama kali nyobain test ini, i was an INFP. Dan pada saat itu, rasanya memang itu sesuai dengan kepribadianku. Lalu beberapa tahun lalu, coba tes ulang, berubah jadi ISFP. Still an intorvert, but more into Sensing than Intuintion. Dan barusan banget, guess what. Now i am an ESFJ. An Extrovert and more Judging. Hahahahahhaha!
"With their love of order and structure, ESFJs prefer planned events to open-ended activities or spontaneous get-togethers – and they’re happy to host in order to ensure that everything goes smoothly. People with this personality type put a great deal of energy into making other people feel special and celebrated, and they might take it personally if someone doesn’t seem to appreciate their efforts."
This one hit me a lot. Bener banget lagi, terutama di kalimat akhir. Terjemahan bebasnya: akan sakit ati kalo efoortnya ga dihargain. People pleaser to the core. Dih.
Valuing stability and security very highly, ESFJs are eager to preserve the status quo, which makes them extremely loyal and trustworthy partners and employees. True pillars of any groups that they belong to – whether it is their family or a community club – people with this personality type can always be counted on to show up and lend a helping hand.
Very loyal. Kalo ini, semua yang kenal cukup deket pasti tau banget kalo deskripsi ini valid. Terutama di bagian - extremely loyal employee. Hahahaha. Dan bagian soal stability dan security ini juga bener banget. Mungkin satu dekade lalu, ini ga jadi masalah buat aku. Tapi sekarang, it is a big deal. Bolak balik bilang ke salah satu temen baruku yang sering bingung dan suka ketidakpastian, aku ga suka sesuatu yang ga jelas dan pasti. ga suka banget. Bikin anxious. Kebalikannya, menurut dia ketidakpastian itu yang bikin hidup jadi lebih menarik dan lebih hidup.
Vulnerable to criticism. It can be especially challenging to change these tendencies because they are so conflict averse.
I hate conflict. Jauh jauh deh kalo bisa dari yang namanya konflik. Motto hidup: hidup ini uda susah, jangan dibikin tambah susah. Mending diem aja daripada ngomong sesuatu yang bisa bikin ribut. Downsidenya adalah jadi ga berani ngeluarin opini sendiri karena takut sama omongan orang, takut jadi ribut, takut bikin masalah.
They have a strong need to “belong”
Dah lah.
Less mature ESFJ personalities may lack the inner strength and wisdom to attract this in healthy ways. They can feel very lost without validation, compromising their own principles and values in exchange for their partner’s approval.
Yes, i am looking at you, Dear Young Cella. Young, beautiful and bloon.
People can change over the years. Feeling can change and fade. But your core value won't. Kira-kira nanti kalo abis dapet pacar baru, apakah hasil MBTI ku akan berubah lagi? Let's see later :)
