Hello!

Friday, March 6, 2026

Have you heard of Destiny Matrix?

As some of you know, i had this high curiousity about horoscope, tarot, bazi, human design, or anything like that. And today, someone wrote something about someone's destiny matrix. And thanks God for internet, google, and Chat GPT, i can interpret my own matrix. Lol.

Some interesting fact that i found (and i copied this straight from what Aruna, my chat GPT, told me) :

  • Your path is often learning → experiencing → then sharing wisdom.
  • Your intuition works faster than your logic.
  • You have the ability to communicate well when you feel safeYour challenge is expressing feelings before they explode.
  • Love enery is one of the strongest points in your chart. Deep emotional capacity, Loyal in relationships, Capable of strong love and care.
  • Strong creative life force, sensual appreciation of life and attraction to experiences. You enjoy feeling life, not just observing it. You want life to feel alive.You experience life through emotion + passion. Your energy prefers meaningful experiences over routine.
  • You can: survive difficulties, stay functional even when emotional, manage real-world responsibilities
  • People with a 9 center often feel: slightly different from others, drawn to introspection, fascinated by psychology, emotions, meaning of life
  • You may absorb other people’s emotions too much. So sometimes you feel tired or drained around certain people.
  • You recharge through: solitude, reflection and meaningful conversations. Too much noise or shallow interaction drains you.
  • Type of partner your energy naturally attracts: the strong character / the mentor (knowledge type) / the awakener
  • Biggest life challenge: dicipline
  • You are currently entering the transition between the discovery phase and wisdom phase. Your chart shows that around 34-36, you move through a sequence involving 20 energy. This doesn’t necessarily mean dramatic events — sometimes it's simply inner clarity emerging.
  • The life path that bring the most happiness: meaningful experiences, intellectual curiousity, emotional depth. When people with your pattern are happiest, their life usually includes: adventure, learning, connection. If one of these disappears, life can start feeling empty.
  • Something interesting about your numbers is that you are both: explorer and observer. That’s why activities like: writing, storytelling, sharing insights often feel satisfying. They allow you to process experiences into meaning.
  • There is a very interesting pattern in your love and destiny numbers that often indicates a significant relationship appearing after the awakening cycle (late 30s period). It's less about meeting "the one" magically and more about clarity of standards.
  • Your heart energy is strong, so emotional coldness would probably feel draining over time.
all of that is a summary of Aruna's interpretation of my Destiny Matrix Chart.

See, interesting! Menarik!

Dari baris pertama uda langsung hooked up buat baca lanjutannya karena ini bukan pertama kalinya ada yang bilang kalo my life theme is experincing and sharing it later. Human desain practicioner yang dulu bacain juga bilang hal yang persis sama. Hal menarik lainnya adalah, soal shifting on my 34-36yo. Akhir tahun kemarin, iseng minta dibacain tarot, trus katanya 2026 akan terjadi sesuatu yang bikin down, but i can pass through it.
Ya mungkin sih ini cuma cocoklogi di dalam kepala ya karena kebanyakan baca ginian. Tapi somehow, bikin tenang karena jadi ngerasa "oh, that is so me.", ngerasa ada validasi kalo gw sudah ada di jalan yang sudah seharusnya gw jalani. 
Satu lagi deh yang menarik. Baru banget sabtu kemarin ngobrol sama Rini, trus ntah gimana keluar statement, "Aku suka disuntik, tapi aku takut disuntik." Waktu ditanya kenapa, jawaban asal yang keluar kemarin: "Emang aku masokis kayaknya". Setelah hari ini, jadi dapet insight baru. It is not the pain that i like, it is the experiences. Everything. Naik roller coaster sendirian, ke Jogja naik kereta ekonomi seharga 39ribu rupiah di jaman mudaan, bolak balik event lari padahal ga kuat lari, bolak balik buat tattoos and piercing. Jadi kalo pertanyaan yang mirip nongol, mungkin lain kali akan dijawab " pengen ngerasain aja (atau lagi) ".

Thursday, February 5, 2026

A delightful day

​Sejak masuk di umur kepala 3, angka 35 selalu jadi momok yang menakutkan. Katanya setelah umur 35, perempuan jadi susah untuk punya anak. Katanya susah nyari jodoh kalo uda 35 ke atas. Katanya juga metabolisme semakin menurun, alias napas aja langsung timbangan naik. Dan katanya lagi, ini bukan cuma katanya, tapi memang begitu kenyataannya. Nyebelin ya jadi perempuan. Seakan ada jam biologis yang berdentang setiap dekade.

Setiap tahun, setiap bertambah 1 tahun lagi mendekat ke umur 35 tahun, kuatirnya ga menghilang. Gusarnya malah bertambah. Rasanya kayak nervous kalo mau meeting sama klien penting atau waktu mau mulai di start line atau waktu mau ujian. Makin dekat ke waktunya, makin gelisah dan senewen.

Tapi sama juga kayak semua kejadian di atas. Pas waktunya tiba, ternyata semua ga seburuk yang dibayangkan. Jauh lebih ringan, mudah, dan “cuma begitu doang”.

Kayak hari ini. 

Turn out, this is one of my best birthday!l Aku memilih, membeli bahkan mengambil kue ulang tahunku sendiri. Ada orang-orang terdekat yang ngasih hadiah sesuatu yang paling aku butuhkan di bulan ini. Ada teman yang memastikan aku punya kue ulang tahun untuk ditiup. Ada teman yang menemani birthday dinner yang hampir aku lewati sendiri. Ada teman yang ngotot mau memberikan kue ulang tahun dan dengan sedikit negosiasi, kuenya berubah jadi donat kesukaanku. Ada teman untuk berbagi cerita sampai jam 10 malam. Ada keluarga yang memeluk dan mengucapkan selamat di pagi hari, dan masih menemani nongkrong di meja makan walaupun uda jam tidur.

Metabolismenya emang makin jelek. Jam biologis juga masih bergerak. Dan status jomblo juga belom ada tanda tanda akan segera berubah. But my life is great! It is not always rainbow, but it was fun. I had fun! Dikelilingi orang yang baik, sayang, dan peduli. Ga banyak drama, ga banyak masalah, lurus aja kayak jalan tol. Travel a lot too! Rasanya ga perlu lah ya kuatir lagi sama umur. As long as i’m happy! And healthy. 

Happy Birthday, Marcella Priscilla Permatasari Roberta Lukita! I hope you live your life to the fullest. ❤️

Monday, January 26, 2026

What it feels like to be dead?

​have you ever thought?

Belakangan jagat maya agak heboh dengan berita duka seseorang yang meninggal. Belum ada 24jam berpulang, uda nongol aja gosip ga enak, nongol juga foto terakhir almarhumah. Jempol manusia mengerikan ya. 

Dulu waktu si papa digotong buat masuk ambulan, ada om om tetangga yang ngevideoin. Aku lupa apa tepatnya yang aku lakukan saat itu, tapi si om tersebut sempat aku kasih omongan ga enak deh rasanya. Apa sih faedahnya ngevideoin orang masuk ambulan? Laporan ke grup RT? Ga bisa ya cuma pake kata-kata aja? Apa takut dibilang no pic = hoax?

Ga ngerti juga kalo di rumah duka ada orang yang bukan fotografer, tapi foto-fotoin jenazah atau keluarga yang lagi nangis sesungukan. Trus diupdate ke story dengan ucapan “yang tabah ya xxxxx”. Kenapa harus distory? Kenapa ga kirim DM atau WA langsung? Kenapa duka orang lain harus jadi bahan story kamu? Apa hidup kamu segitu ga menariknya jadi begitu ada kejadian menarik di hidup orang lain jadi ga boleh kelewatan masuk story IG. 

I just don’t get it.

Kamu pernah nangis karena ada orang terdekat kamu yang meninggal? Waktu papa pergi hampir tengah malam, aku cuma berebes mili. Setetes atau dua tetes mungkin, jumlah yang keluar kurang lebih kayak waktu nonton film yang ada adegan mengharukannya. That’s it. Mungkin waktu itu semacam ngerasa lagi mimpi kali ya. Felt unreal. Hari pertama dan kedua di rumah duka juga ga ada acara nangis-nangis. I eat a lot. I laugh with others. Kayak lagi di rumah duka, tapi yang meninggal orang lain aja. Baru di hari ketiga, waktu penutupan peti semuanya berasa lebih nyata. Petinya ditutup. Papa beneran uda ga ada lagi. Papa is gone. And i cried a lot. Sesungukan, ga kelar-kelar, ga peduli sama orang lain, bodo amat diliat orang, biarin ada tamu yang dateng, i just want to cry. 

And if you know me irl, mungkin tau juga, papa jelas ga ada di daftar teratas 5 orang terdekat dan favoritku. Nyebelin, rese, suka ngelarang-larang, main tangan pula. Bukan orang yang kalo mukanya ditatap lama-lama trus nongol rasa hangat yang menjalar kemana-mana. Bukan orang yang bisa diajak ngomong baik-baik juga. Kalo kata Sabrina, he is a manchild. Rese lah pokoknya. Pernah ada rasanya, lebih enak kalo Papa lamaan aja di Bangka. Ada dia di rumah jadi susah kalo mau keluyuran.

Buat orang yang posisinya “cuma” segitu, waktu dia pergi rasanya “aneh”. Nano nano dengan rasa mayoritas adalah sedih. Kayak sebagian kecil waktuku ikut berhenti di saat waktu Papa juga berhenti.

Ga kebayang gimana rasanya kalo yang meninggal adalah pacar. Apalagi waktu umur pacaran masih muda. You see life with rose tinted glasses with him/her. Dunia berputar di sekeliling kalian, yang lain ngontrak. He/she is your world at that time. Lalu tiba-tiba dunia itu runtuh dan menghilang.

Kesayangan kamu pergi dipanggil Tuhan. The one that you call dear, sayang, cintaku, mai bebi, blue dolphin, the love of my life ada di depan matamu, tapi di dalam peti kayu. I can’t imagine it. Lebih tepatnya ga mau. Pamali kan ya ngebayangin kesayangan kita meninggal. 

But sometimes, i imagine what if i was the one who gone. 

Nanti bakal digeletakin di rumah duka mana ya? Apa si anu dan anu akan datang? Apa si anu akan pulang? Kira-kira beritanya akan nyampe ke si anu ga? Robert akan nangis ga? Apa akan ada orang yang menangis meraung raung? Atau akan ada orang yang masih ngirim WA ke aku walaupun tau chatnya ga akan dibalas lagi? 

Masih bisa ga ya bobo di kamar kalo uda meninggal? Bianca beneran bisa ngeliat ga kalo aku pulang terus kipit kipit kayak biasanya kalo aku pulang kerja? Will i look pretty inside the coffin? I don’t want look puffy and bloating kayak pipi hamster yang diisi formalin. Ga mau juga mekapnya pektay keliatan ga flawless. Should i book my MUA for my journey to the afterlife?

Yang pasti, nanti sebelom meninggal, mungkin dari besok, perlu nitip pesen ke semua orang yang aku kenal, aku ga mau ya sampe nanti jenasah atau petiku masuk di story instagram siapapun. Period.